Teknologi Marine Trash Cleaners Sebagai Solusi Permasalahan Sampah di Pesisir Pantai

Authors

  • Firman Adi Rifansyah Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Moch Fikry Fathul Yaqin Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Isfando Pahelwan Subagio Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Lora Khaula Amifia Institut Teknologi Telkom Surabaya

Keywords:

laut, sampah, teknologi

Abstract

Indonesia sebagai kontribuor sampah plastik dilaut terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Hal ini sangat bertolak belakang dengan upaya Indonesia untuk menjadi negara maritim terbesar di dunia. Sampah yang ada di lautan berasal dari seluruh sampah yang dibuang ke sungai dan terbawa sampai ke laut. Sampah dari laut akan terbawa ke pesisir pantai dan menumpuk di sana. Tidak adanya penanganan yang tepat terkait sampah di pesisir pantai akan menimbulkan permasalahan yaitu, sampah tersebut akan merusak pemandangan, menimbulkan bau yang tidak sedap, menjadi sarangkuman dan nyamuk. Melalui berbagai permasalahan tersebut maka kami membuat teknologi Marine Trash Cleaner. Marine Trash Cleaner adalah suatu teknologi dengan sistem IOT dengan menggunakan tali penjaring, conveyor belt dan juga sensor pada bak sampah tujuan untuk mengatasi banyaknya sampah yang terbawa dari laut ke pantai. Dalam upaya menyelesaikan permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini berfokus pada pemahaman
terhadap fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Pada metode ini, peneliti menggunakan perspektif dari partisipan sebagai gambaran yang diutamakan dalam memperoleh hasil penelitiaan yang berfungsi sebagai tempat penampungan sampah. Masyarakat bisa lebih nyaman ketika ke pantai dan pemandangan lebih bagus lagi. Teknologi ini akan menjadi solusi bagi permasalahan sampah di pesisir pantai.

Author Biographies

Firman Adi Rifansyah, Institut Teknologi Telkom Surabaya

Program Studi Teknik Elektro

Moch Fikry Fathul Yaqin, Institut Teknologi Telkom Surabaya

Program Studi Teknik Elektro

Isfando Pahelwan Subagio, Institut Teknologi Telkom Surabaya

Program Studi Teknik Elektro

Lora Khaula Amifia, Institut Teknologi Telkom Surabaya

Program Studi Teknik Elektro

Published

2020-04-15