“UUV M4RESCUE” Pengembangan Drone Kapal Selam Tim SAR

Authors

  • Zayyan Abdul Kadir Sallum Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Mauryan Firmansyah Imanullah Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Annisa Ramadhani Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Hamzah U. Mustakim Institut Teknologi Telkom Surabaya

Keywords:

drone, UUV

Abstract

AUV pertama dikembangkan di Laboratorium Fisika Terapan di Universitas Washington Pada awal tahun 1957 oleh Stan Murphy, Bob Francois dan kemudian, Terry Ewart. "Kendaraan Penelitian Bawah Air Tujuan Khusus", atau SPURV , digunakan untuk mempelajari difusi, transmisi akustik, dan bangun kapal selam.AUV awal lainnya dikembangkan di Massachusetts Institute of Technology pada 1970-an. Salah satunya dipajang di Hart Nautical Gallery di MIT. Pada saat yang sama, AUV juga dikembangkan di Uni Soviet (meskipun ini tidak dikenal sampai jauh kemudian). Drone Bawah air (Drone Selam) adalah sebuah pesawat (kapal selam) yang dimana sebuah pesawat tanpa awak,yang bisa menyelam dibawah air atau laut, kapal bawah air tak berawak (UUV) ini bisa menembus segala permasalahan yang terjadi dibawah laut. Dengan teknologi dan sains yang telah berkembang dalam kehidupan drone ini mampu mengatasi permasalahan dan membantu tim SAR dalam mencari puingpuing pesawat yang jatuh di perairan tersebut, bukan hanya itu drone selam ini pun mampu mencari mayat yang telah tenggelam di dasaran laut dengan kedalaman maksimal 300 meter. Drone ini dilengkapi sensor pendeteksi logam dan
pencari blackbox pada pesawat yang telah hilang dibawah laut. Bukan hanya itu, kelebihan drone ini dibekali 4 kamera disegala sisinya yang dilengkapi dengan lengan yang bisa bergerak ke segala arah (360°). Drone ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak seperti tim SAR, Militer, Sipil, dan lain sebagainya.

Author Biographies

Zayyan Abdul Kadir Sallum, Institut Teknologi Telkom Surabaya

Program Studi Teknik Telekomunikasi

Mauryan Firmansyah Imanullah, Institut Teknologi Telkom Surabaya

Program Studi Teknik Telekomunikasi

Annisa Ramadhani, Institut Teknologi Telkom Surabaya

Program Studi Teknik Telekomunikasi

Hamzah U. Mustakim, Institut Teknologi Telkom Surabaya

Program Studi Teknik Telekomunikasi

Published

2020-04-15