Sea Traffic Surveilance Security By Using Satelit Global Positioning System (GPS)

Authors

  • Gita Ramdhan Haris Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Faris Ja’far Shidiq Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Ni Ketut Melzia A.M Institut Teknologi Telkom Surabaya
  • Reza Elok Rahmadhania Institut Teknologi Telkom Surabaya

Keywords:

GPS, keamanan, maritim, satelit

Abstract

Indonesia termasuk negara kepulauan terluas di dunia. Hal ini bisa terlihat dengan adanya garis pantai di hampir setiap pulau di Indonesia (±81.000 km) yang menjadikan Indonesia menempati urutan kedua setelah Kanada sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia [1]. Dari segi Traffic Security di bidang maritim Indonesia memiliki pola keamanan laut yang rentan terhadap penyusup gelap seperti illegal fishing , penyeludupan narkoba/barang ilegal dan lain-lain, yang merupakan masalah yang sering terjadi di perairan perbatasan Indonesia. Maka dari itu kami membuat sebuah inovasi berupa alat yang dapat mendeteksi pelanggar batas wilayah yang masuk ke dalam lintas laut perairan Indonesia yang bernama TSG ( Traffic Sea Guard) . Alat ini memanfaatkan alat pendeteksi gelombang tsunami yang telah ada dilaut namun memiliki fungsi yang berbeda. Alat ini mampu mendeteksi kapal penyusup melalui gelombang laut atau sonar, kemudian mentransmisikan ke satelit, setelah itu satelit mengirim ke kapal induk militer terdekat di daerah alat tersebut. Alat ini berfungsi untuk membantu pertahanan dan keamanan laut Indonesia yang saat ini kian marak terjadi pelanggaran. Dengan ini kami menyimpulkan bahwa Indonesia memerlukan inovasi-inovasi baru untuk menghadapi era globalisasi yang semakin canggih dan kreativitas yang semakin meningkat terutama di bidang maritim. Kami berinovasi TSG sebagai alat yang berperan untuk menjaga keamanan aktivitas laut di perbatasan Indonesia yang akan bergerak di bidang maritim Indonesia untuk kualitas Indonesia yang lebih baik dan mampu berdaya saing.

Published

2020-04-15