Analisa Kinerja Teknik Reduksi PAPR Metode SLM dan HPA Predistorsi dengan Pemodelan Hammerstein pada Sistem OFDM

Authors

  • Ida Anisah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.52435/complete.v1i2.78

Keywords:

Kata Kunci: OFDM; PAPR; Selective Mapping; Predistorsi; Pemodelan Hammerstein

Abstract

Abstrak: Teknik OFDM mempunyai kelemahan, salah satunya adalah tingginya PAPR yang akan menyebabkan distorsi non-linear pada Power Amplifier (PA), dikarenakan PA membatasi keluaran dengan nilai tertentu yang dapat mengurangi efisiensi daya amplifier. Dalam mengatasi masalah tersebut maka diperlukan teknik reduksi PAPR. Untuk teknik reduksi PAPR efisien yang digunakan adalah Selective Mapping (SLM). Teknik Reduksi PAPR SLM sendiri tidak dapat untuk memperbaiki daerah non-linear pada Power Amplifier, oleh karena itu diterapkan teknik pemodelan HPA Predistorsi untuk meningkatkan efisiensi dari PA dengan memperluas jangkauan linear dan mencegah sinyal jatuh ke wilayah saturasi PA. Untuk pemodelan HPA yang digunakan yaitu pemodelan Hammerstein. Model Hammerstein ini sederhana namun efektif untuk menggambarkan kinerja PA dan kinerja predistorter non-linear akan berlawanan dengan PA dengan menggunakan efek memori. Hasil kerja dari teknik gabungan tersebut dapat dianalisa berdasakan kurva BER dan kurva CCDF yang dihasilkan. Performansi BER dapat diperbaiki ketika menggunakan teknik reduksi SLM yang dikombinasikan dengan teknik predistorsi, dimana pada nilai SNR sebesar 15 dB sudah mampu mengatasi probabilitas BER. Namun, ketika tanpa teknik predistorsi baru bisa mengatasi probabilitas BER pada nilai SNR sebesar 22 dB. Untuk teknik reduksi SLM dan teknik predistorsi dengan subblok 16 mampu menghasilkan nilai lebih baik daripada saat menggunakan subblok 4 dan 8 yaitu dapat mencapai probabilitas BER hingga 10-6 dengan nilai SNR 14 dB, dan sudah dapat mengatasi probabilitas BER pada SNR 15 dB.  Dengan teknik predistorsi ini mampu meningkatkan linearisasi pada PA. Sehingga dapat dibuktikan untuk dapat melewati HPA, sinyal dengan reduksi menggunakan subblok 4 sudah dapat melewati HPA yang mempunyai linearisasi tinggi.

 

Published

2021-01-14

Issue

Section

Articles